Sinergi antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang dan Korem 052/Wijayakrama terus berkembang melalui langkah nyata. Sebagai tindak lanjut atas audiensi yang sebelumnya dilaksanakan di Markas Korem 052/Wijayakrama, Kepala Seksi Intelijen Korem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Zia Ulhaq, didampingi jajaran Korem, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Tangerang untuk meninjau secara langsung program pembinaan kemandirian berbasis industri melalui Jawara Beton, Kamis (23/7).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat beserta jajaran. Peninjauan diawali di area produksi Jawara Beton, tempat warga binaan menjalani pembinaan melalui kegiatan pembuatan berbagai material konstruksi. Rombongan mengikuti seluruh tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku, pencetakan, proses perawatan (curing) hingga pengendalian mutu sebelum produk dipasarkan. Jajaran Korem juga menyaksikan secara langsung keterlibatan aktif warga binaan di setiap produksi sebagai bagian dari pembentukan keterampilan, disiplin, dan etos kerja.
|
Baca juga:
Kantah Tangsel Sudah Berbasis PASTI
|
Selanjutnya, rombongan mengamati secara langsung berbagai produk hasil karya warga binaan, mulai dari paving block, roster, kanstin, batako hingga Panel Rumah Instan Hemat Aman (RISHAM). Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Rumah contoh RISHAM Tipe 36 Plus yang dibangun menggunakan panel beton pracetak hasil karya warga binaan. Rumah contoh tersebut memberikan gambaran nyata bahwa hasil pembinaan di Lapas tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu diterapkan sebagai solusi konstruksi yang kokoh, efisien, dan siap dimanfaatkan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat menjelaskan bahwa pembinaan di Jawara Beton dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus menanamkan budaya kerja yang profesional.
"Kami ingin pembinaan yang dijalankan benar-benar memberikan bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Selain memperoleh keterampilan teknis, mereka juga dibiasakan bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, dan profesional. Sebagai bentuk apresiasi atas produktivitas mereka, kami memberikan premi sesuai hasil kerja yang dicapai. Warga binaan pekerja juga memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga pembinaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi, tetapi juga memperhatikan aspek kesejahteraan dan perlindungan sosial, " ujar Beni.

Kepala Seksi Intelijen Korem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Zia Ulhaq mengapresiasi program pembinaan yang dikembangkan di Lapas Kelas I Tangerang.
"Hari ini kami tidak hanya melihat produk akhirnya, tetapi juga menyaksikan bagaimana proses pembinaan dijalankan secara menyeluruh. Warga binaan dibekali keterampilan, bekerja dengan standar yang baik, dan mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Kami melihat potensi besar untuk terus membangun sinergi agar hasil karya warga binaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat, " ungkap Kolonel Zia Ulhaq.
Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, Korem 052/Wijayakrama berencana memanfaatkan produk Jawara Beton hasil karya warga binaan untuk mendukung pembangunan fasilitas lapangan tembak di lingkungan Korem 052/Wijayakrama.
Rencana tersebut menjadi langkah awal kolaborasi yang baik antara kedua instansi. Kepercayaan terhadap kualitas produk hasil pembinaan diharapkan semakin membuka peluang pemanfaatan yang lebih luassehingga karya warga binaan tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.

Admin